Happy Weekend, :)
Apa kegiatan kalian hari ini? Piknik, belanja, nonton, berkunjung ke rumah teman/saudara, nonton TV seharian, baca buku, olahraga, berkebun, atau kegiatan lainnya?
Well, sebenernya saya sudah mulai tidak menikmati liburan ini. Kebanyakan libur sih, mulai dari H-3 lebaran sampai dengan H+9 lebaran sekarang. Berkunjung ke saudara-saudara sudah, dikunjungi saudara juga, piknik, belanja, dan nonton pun sudah. Eh tapi aku belum baca buku yang bagus. Tapiiii, sekalinya sudah berniat untuk menggunakan waktu yang ada ini untuk baca buku, ada kerjaan yang harus dilakukan, hehehe. Jadilah, weekend ini aku mengerjakan naskah skripsi. Lagiiiiii? Iyaaa naskah skripsinya adek, :) Dari akhir semester lalu aku sudah mulai bantu-bantu adek bikin skripsi, tapi sampai sekarang belum selesai. Doakan ya, penulisan naskah ini lancar dan segera rampung, dan semoga apa yang aku kerjakan ini membawa manfaat. Adekku bisa segera daftar sidang, dapat menjalani sidang dengan baik, dan dapat nilai A. Aamiin.
Allah selalu punya cara untuk membuat hamba-Nya mengikuti kajian. Salah satunya dengan perantara ibu kos. Tadi malam aku tidak berniat untuk hadir di kajian ini. Yaaaa, apa kabar paper saya? Rencananya hari ini akan aku habiskan untuk menyelesaikan paper saja.
Tapi lagi-lagi manusia hanya bisa berencana. Allah penentu segalanya. Pagi-pagi ibu kos bilang dari luar kamar, "Bentar ya norma... saya tak dhuha dulu." Dikiranya aku datang ke kajian aa gym di maskam sabtu pagi ini.
Dan.... dalam beberapa detik saja, hatiku berbelok, dari tidak berniat menjadi berniat hadir kajian. Hahaha, entahlah kalau begini niat saya datang kajian karena apa.
#latepost banget ini#
Terimakasih.
Terimakasih.
Today is nothing to do, except discussion with my supervisor 2. I am so blessed because I got so many advice for my thesis. However, in another side, I am almost give up. There are so many revision, 😥. What make me sad isn't about how to finish the revision, but how stupid I am, 😁. Ya, maybe revision is a normal thing, and a mistake is a human natural character. But I don't know, why my feeling so guilty, 😑.
How need a lot of study I am. My writing isn't good. I like writing, but not academic writing. Well, I have knowing my mistake now. It's hard to know that you're not good in something. But I have to accept it, correct it, and always make an improvement for a better life.
Bismillah.
“Maka nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar-Rahman: 13)
“Maka nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar-Rahman: 13)
Bismillah, kick off thesis.
Mendengar kalimat perintah, selanjutnya kick off thesis, aku sempat tidak percaya. Bengong sejenak, untuk kemudian aku menyadari bahwa inilah saatnya untuk mulai menulis thesis. Aku tidak menyangka bahwa awal semester ini aku sudah bisa menulis naskah.
Beneran? Tuh kan masih setengah percaya. Ya kan dosbing sudah mengatakan kick off thesis. Perkara jika nanti harus ada yang ditambahkan di bagian simulasinya, ya kerjakan lagi. Yang penting sekarang mulai menulis buku thesis.
Iya, nulis thesis? Sifat perempuan itu memang harus diberitahu beratus-ratus kali ya untuk mempercayai sesuatu. Udah ah, jangan sok-sokan bertanya meyakinkan terus. Lebay tau. Kalau nggak mau nulis juga silahkan.
Ahahahah.
*Ceritanya lagi seneng*
Now, it's time to relax. Baca buku-buku yang tadi dibeli di pameran buku murah gramed jogja. Sejenak melupakan beban kehidupan ;-)
Kemarin hari pertama kuliah di semester dua. Cukup menyenangkan. Dan ada kabar menggembirakan. Proposal penelitianku diterima. Alhamdulillah. Yah, meskipun ada revisi. Dua reviewer menilai bahwa secara keseluruhan proposalku Accepted (2).
Sudah di Jogja. Besok harus sudah siap dengan segala aktivitas. Bersih-bersih kosan dulu terutama.#EfekAbuKelud
Jadi, liburan semester ini udah dapat apa dan menghasilkan apa? Mm.. jauh dari target sih.. tapi seenggaknya bisa:
- Mengumpulkan pesanan Irine untuk kemudian mengirim paketan ke Manggarai sana. Seribet-ribetnya belanja melengkapi pesanan, setidaknya disini hampir semua ada. #KuduBersyukur
- Merasakan liburan di rumah sehat. Bisa dikatakan anti mainstream gak ya. Secara biasanya liburan itu kan nginepnya di hotel. Hikmahnya adalah.... lebih ngeh kalau kesehatan itu termasuk nikmat dan anugrah luar biasa dari Allah.
- Belajar ngurus rumah. Ternyata lumayan juga ditinggal ibuk selama sembilan hari.
- Baca lima buku: Kisah Seorang Penggerutu yang Mencari Negara Paling Bahagia di Dunia, Petualangan Tom Sawyer, Pangeran Bahagia, Harimau Harimau, dan The Last Samurai. Kalau gak liburan.. boro-boro sebulan bisa tamat satu buku.
- Nulis (baca: curhat) di blog lebih banyak.
- Nambah hafalan dan murajaah, yang di hari biasa susah untuk konsentasi. Walaupun gak banyak, tapi lebih banyak dari hari biasa, ada peningkatan.
- Setiap hari ngumpul sama ibuk bapak.
- Main ke rumah saudara.
- Sempat merenung tentang banyak hal (beda tipis sama melamun sih).
Memang masih banyak kurangnya... semoga ke depan lebih bisa memanfaatkan waktu dengan optimal.
Sampai JEC saya masih beranggapan bahwa acara ini adalah bedah buku. Ternyata ada presentasi dari Uni Eropa mengenai beasiswa Erasmus Mundus yang tersohor itu. Erasmus merupakan seorang ilmuwan yang belajar dari satu negara ke negara lain. Mungkin cara belajar Erasmus inilah yang diterapkan dalam beasiswa ini, yaitu penerima beasiswa harus belajar di minimal dua negara. Sedangkan Mundus artinya adalah dunia.
Oh, semua pada pengen ke Eropa toh, kok pada tertarik dengan acara ini. Pikirku.
Namun setelah selesai presentasi beasiswa, saya rasa, tertarik dengan info beasiswa bukan merupakan alasan tepat acara ini mampu menyedot banyak pengunjung. Saya rasa kehadiran Dewi Sandra, Raline Shah, Dian Pelangi, Hanum Salsabila Rais,dan Pemain film 99 Cahaya di Langit Eropa yang lain lah yang menjadi magnet acara ini.
Well, kejutan apa lagi ya yang akan kualami esok hari? :)
15112013
Berita baik hari ini adalah: Lulus matrikulasi setelah remidi. Alhamdulilah.
Pertama.
Udah kerja toh, kenapa resign, trus ngapain kuliah lagi?
Kedua.
Dari jurusan apa sebelumnya, kok... gak ke ITB aja?
Yahh.. Inilah pilihan saya. It's my choice.
Pekan depan saat-saat terakhirku kerja. Semoga setelah itu aku bisa melakukan hal-hal yang sudah aku kangeni: Baca novel, corat-coret, ketak-ketik apa yang ada di pikiran, melamun, berlama-lama di gramedia, baca Qur'an tiap hari, bisa sering solat sunnah, banyak tidur pas hari libur, jalan-jalan, bersosialisasi dengan teman-teman meskipun sebatas di dunia maya soalnya dua bulan ini aku jadi antisosial, juga merasakan sinar matahari di waktu senja.
Oh ya, Alhamdulillah, aku termasuk penerima beasiswa bppdn dikti. Kampus sudah menanti. Gak nyangka jadi mahasiswa lagi.
Pasti ada yang salah dengan hatiku. Ini malam sepuluh terakhir ramadhan, dan aku merasa biasa saja.
Bagusnya, waktuku jadi gak terbuang percuma, dapat ilmu baru tentang tools pengolah data, tentang bagaimana proses penggodokan site baru, merasakan dinamika hidup pekerja telco, nambah temen dari berbagai tempat dan latar belakang, dan dapat pengalaman baru. Pekerjaan ini cocok bagi yang sedang dilanda galau, karena selain bisa memperoleh manfaat seperti diatas, ia juga sekaligus bisa memperoleh obat galau. Ketika bekerja, dijamin galaunya hilang. Lha gimana enggak, pas kerja kemungkinan kecil bisa inget hal lain.
Tapi bosen. Dari pagi sampe malem di depan laptop terus. Setiap hari mengolah data yang sama meskipun ada saja hal aneh yang terjadi. Gak bisa main kecuali pas hari libur, itupun kalo gak ada panggilan ngantor. Waktu baca novel berkurang drastis. Aku kangen main ke gramed dari habis maghrib sampai tokonya mau tutup.


