Aku seperti tidak mengenal diri sendiri. Untuk apa aku melakukan semua ini? Hidup bukan cuma untuk menunggu hari sabtu minggu kan?
gambar dari sini
Perasaan ini sukar untuk dikatakan.
Kalau aku bisa, apa yang kalian mau pasti sudah kulakukan. Tujuan kita sama, tapi jangan paksa saya untuk sampai kesana saat ini juga.
Bantuan kalian saya hargai, tapi tolong, pahami bahwa setiap orang diciptakan berbeda. Setiap orang tidak harus menempuh cara yang sama untuk mencapai tujuan, termasuk aku tidak bisa menggunakan cara kalian.
Ah, sudahlah. Aku hanya merasa bersalah.
Seharusnya sekarang saya belajar. Browsing, meneruskan mencari tahu tentang Transformasi Fourier dan Laplace, bagaimana diagram alir sistem kendali, juga memahami arsitektur mikroprosesor, untuk persiapan ujian besok pagi, ujian yang akan mengubah hidupku mulai beberapa bulan ke depan jika saya dinyatakan lolos (dan semoga saya lolos. aamiin).
Namun godaan untuk blogwalking tidak bisa ditahan. Melihat foto-foto bagus mengingatkanku pada keinginan yang sudah terpendam lama: mempunyai kamera, yang kemudian membuatku teringat dengan keinginan-keinginan lain yang belum diperoleh. Dan itu, menyebabkan saya ingin menuliskan hal-hal (benda) yang saya inginkan. Ada yang bilang, perkataan (baca: tulisan) adalah doa, jadi saya tuliskan saja, :)
1. Kamera
gambar dari sini
Kamera yang bagus. Yang bisa menghasilkan gambar sesuai apa yang dilihat oleh mata manusia. Soalnya selama ini saya hanya bisa jeprat-jepret di kamera ponsel yang resolusinya rendah, gak fokus, juga zoom-nya sedikit.
2. Mesin Jahit
gambar dari sini
Biar bisa berkreasi membuat baju yang gue banget. Dengan proporsi badanku yang kecil ini, agak susah cari baju yang modelnya saya sukai dan pas dipake. Biasanya suka sama model bajunya, tapi ukurannya gak pas. Sekalinya nemu yang ukurannya pas, bagiku modelnya kurang menarik. Dan yang pasti, harganya lebih murah jika buat sendiri. Baju yang biasa saja, harganya sudah luar biasa, apalagi baju yang istimewa.
Saya juga pengen bisa buat tas sendiri, yang sesuai dengan selera.
3. Sepeda mini
gambar dari sini
Ya, sepeda mini warna ijo. Seru aja kalo berangkat kerja, ke toko buku, ke pasar, naik sepeda. Bisa sekalian olah raga.
4. Rak Buku
gambar dari sini
Warnanya tetep, warna ijo. Modelnya bukan yang sekedar kotak. Biar gak bosen. Sebagian buku belum punya "rumah", masih tergeletak begitu saja di meja, menumpuk.
Kenapa mereka begitu suka terlibat urusan orang lain. Tau apa mereka. Hidup mereka saja belum beres. Masih ada berantakan disana sini. Hidup-hidupku kok kalian yang ribut. Kalian dapat manfaat apa dari mengurusi urusan orang lain yang tidak ada sangkut pautnya dengan kalian sama sekali. Kenapa kalau hidupku begini? Toh kalian tidak dirugikan karenanya. Biarkan kami hidup dengan pilihan kami sendiri. Memang ribet berurusan sama orang-orang yang gak se-frekuensi.
Udah ah.
Hidup bukan untuk menjalankan apa kata orang. Hidup untuk kebenaran dan kemanfaatan.
Udah ah.
Hidup bukan untuk menjalankan apa kata orang. Hidup untuk kebenaran dan kemanfaatan.



