Buku ini merupakan buku Paulo Coelho yang terkenal. Menceritakan tentang seseorang yang melakukan pencarian. Saya sedang tidak ingin membuat resensi, jadi saya ambil saja kalimat-kalimat yang bagus dari buku ini.
"Katakan pada hatimu bahwa takut menderita itu lebih buruk daripada menderita itu sendiri. Dan bahwa tidak ada hati yang pernah menderita saat ia mengejar mimpi-mimpinya, karena setiap detik dari pencarian itu adalah detik perjumpaan dengan Tuhan dan dengan keabadian."
"Yang masih perlu kau ketahui adalah: sebelum sebuah mimpi terwujud, Jiwa Buana menguji semua yang telah dipelajari di sepanjang perjalanan. Ia melakukan hal ini bukan karena ia jahat, tapi supaya kita mampu --sebagai tambahan untuk mewujudkan mimpi-mimpi kita-- menguasai pelajaran-pelajaran yang kita tekuni saat kita bergerak menuju mimpi itu. Itulah titik saat kebanyakan orang menyerah. Itulah titik saat, seperti yang kami ucapkan dalam bahasa gurun, orang mati kehausan ketika pohon-pohon palem sudah terlihat di cakrawala.
"Bila kau memiliki harta yang sangat benilai di dalam dirimu, dan mencoba untuk memberitahu orang lain tentang hal itu, jarang ada yang percaya."
"Hanya ada satu hal yang membuat mimpi tak mungkin diraih: perasaan takut gagal."
gambar dari sini
Perasaan ini sukar untuk dikatakan.
Kalau aku bisa, apa yang kalian mau pasti sudah kulakukan. Tujuan kita sama, tapi jangan paksa saya untuk sampai kesana saat ini juga.
Bantuan kalian saya hargai, tapi tolong, pahami bahwa setiap orang diciptakan berbeda. Setiap orang tidak harus menempuh cara yang sama untuk mencapai tujuan, termasuk aku tidak bisa menggunakan cara kalian.
Ah, sudahlah. Aku hanya merasa bersalah.
gambar dari sini
Ternyata pilihanku kemarin malam untuk ngeblog daripada belajar, bukan merupakan sebuah kesalahan. Lha wis, kalaupun aku belajar tentang materi-materi tersebut, toh tidak keluar di ujian tadi pagi. Soal-soalnya benar-benar diluar prediksiku. Gak nyangka kalau soal yang keluar tentang osilator, astable multivibrator, bistable multivibrator, jenis IC JK FF, flip-flop, dll.
Yahh, pada dasarnya sih saya bisa menjawab 40 soal pilihan ganda tersebut, orang tinggal klik aja pilihan a, b, c, d, atau e. Tapi masalah benar atau salahnya, saya gak tau. Jadi tadi saya mengerjakan soalnya gak pake logika, tapi pake perasaan.
Dan ketika nemikirkan hasil akan lolos atau tidak, saya pasrah. Kalau hanya mengandalkan diri sendiri, saya pesimis, bahkan takut untuk sekedar berharap. Tapi mengingat kembali bahwa tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah, bahwa selalu ada campur tangan-Nya, saya masih menjaga harapan agar lolos dari ujian ini. Semoga.
Seharusnya sekarang saya belajar. Browsing, meneruskan mencari tahu tentang Transformasi Fourier dan Laplace, bagaimana diagram alir sistem kendali, juga memahami arsitektur mikroprosesor, untuk persiapan ujian besok pagi, ujian yang akan mengubah hidupku mulai beberapa bulan ke depan jika saya dinyatakan lolos (dan semoga saya lolos. aamiin).
Namun godaan untuk blogwalking tidak bisa ditahan. Melihat foto-foto bagus mengingatkanku pada keinginan yang sudah terpendam lama: mempunyai kamera, yang kemudian membuatku teringat dengan keinginan-keinginan lain yang belum diperoleh. Dan itu, menyebabkan saya ingin menuliskan hal-hal (benda) yang saya inginkan. Ada yang bilang, perkataan (baca: tulisan) adalah doa, jadi saya tuliskan saja, :)
1. Kamera
gambar dari sini
Kamera yang bagus. Yang bisa menghasilkan gambar sesuai apa yang dilihat oleh mata manusia. Soalnya selama ini saya hanya bisa jeprat-jepret di kamera ponsel yang resolusinya rendah, gak fokus, juga zoom-nya sedikit.
2. Mesin Jahit
gambar dari sini
Biar bisa berkreasi membuat baju yang gue banget. Dengan proporsi badanku yang kecil ini, agak susah cari baju yang modelnya saya sukai dan pas dipake. Biasanya suka sama model bajunya, tapi ukurannya gak pas. Sekalinya nemu yang ukurannya pas, bagiku modelnya kurang menarik. Dan yang pasti, harganya lebih murah jika buat sendiri. Baju yang biasa saja, harganya sudah luar biasa, apalagi baju yang istimewa.
Saya juga pengen bisa buat tas sendiri, yang sesuai dengan selera.
3. Sepeda mini
gambar dari sini
Ya, sepeda mini warna ijo. Seru aja kalo berangkat kerja, ke toko buku, ke pasar, naik sepeda. Bisa sekalian olah raga.
4. Rak Buku
gambar dari sini
Warnanya tetep, warna ijo. Modelnya bukan yang sekedar kotak. Biar gak bosen. Sebagian buku belum punya "rumah", masih tergeletak begitu saja di meja, menumpuk.
Kenapa mereka begitu suka terlibat urusan orang lain. Tau apa mereka. Hidup mereka saja belum beres. Masih ada berantakan disana sini. Hidup-hidupku kok kalian yang ribut. Kalian dapat manfaat apa dari mengurusi urusan orang lain yang tidak ada sangkut pautnya dengan kalian sama sekali. Kenapa kalau hidupku begini? Toh kalian tidak dirugikan karenanya. Biarkan kami hidup dengan pilihan kami sendiri. Memang ribet berurusan sama orang-orang yang gak se-frekuensi.
Udah ah.
Hidup bukan untuk menjalankan apa kata orang. Hidup untuk kebenaran dan kemanfaatan.
Udah ah.
Hidup bukan untuk menjalankan apa kata orang. Hidup untuk kebenaran dan kemanfaatan.
Ya Allah...
Engkau Maha Pengampun
Engkau Maha Pengasih
Engkau Maha Penyayang
Engkau Maha Adil
Tetapkan islam hamba
Kuatkan keimanan hamba
Bantu hamba menjaga hati dan pikiran agar tetap berpikir positif
Jauhkan rasa was-was dan ragu-ragu
Kuatkan hamba dalam menghadapi tantangan-tantangan hidup
Beri hamba ketenangan
Juga kesabaran
yang tiada berbatas.
Aamiin.





