hari tadi kenyang "nasehat".
ibu: jogo awake dewe
bapak: makan to makan teratur
bulek lulik: yang penting makan mbak, nanti kalo sudah kasep malah bisa ngedrop lho, susah jadinya
mbak siti: penyakit wegahmu ki diilangi, ben gak ndadikke penyakit liyo. mangan wae wegah.
lek sanah: makan itu energi
dan saya hanya cengar cengir saja, dan mau gak mau harus menjawab, "nggih, nggih, nggih....."
ibu: jogo awake dewe
bapak: makan to makan teratur
bulek lulik: yang penting makan mbak, nanti kalo sudah kasep malah bisa ngedrop lho, susah jadinya
mbak siti: penyakit wegahmu ki diilangi, ben gak ndadikke penyakit liyo. mangan wae wegah.
lek sanah: makan itu energi
dan saya hanya cengar cengir saja, dan mau gak mau harus menjawab, "nggih, nggih, nggih....."
Akhirnya, setelah muter-muter pada kasus yang sama, sibuk mikir harus gimana, saya tahu apa yang harus saya lakukan. berkat diskusi panjang dan sedikit perenungan. yaitu: Lupakan dan fokus ke depan.
si Uhuk Uhuk senang sekali menemaniku. sudah berbulan-bulan datang menemani tapi gak kunjung kembali ke tempat asal. sudah, pergilah kau, biar saya hidup sehat.
Damai sekali hidupku hari ini. Meskipun malam harinya gak bisa tidur, menjelang subuh baru bisa mejemin mata, tapi hatiku terasa lapang. Alhamdulillah. hari ini saya bisa melakukan hal-hal yang saya suka. ditambah lagi, ada sedikit suntikan semangat yang membuatku antusias. meskipun sebentar, mendengar talk show bersama ahmad fuadi_penulis trilogi negeri lima menara_di gramedia jalan pemuda, mengingatkan saya akan sekotak mimpi yang dulu selalu kuisi namun kini kosong. hanya kotak tanpa mimpi.
sedikit inspirasi yang bisa kupetik dalam talk show tadi. pertama. tujuan. tujuan itu penting. misalnya kita mau ke semarang. tanpa ada tujuannya kemana. padahal semarang itu kan banyak tempat ya. ada simpang5, masjid baiturrahman, tugu muda, lawang sewu, de el el. ya sudah, meskipun sudah muter-muter semarang, tetap aja muter-muter. orang gak tahu mau kemana. padahal bisa jadi dalam perjalanan itu kita banyak cobaan dan rintangan. atau analogi pentingnya tujuan seperti ini. sudah berlayar di tengah samudra luas, kena badai, hampir digulung ombak pula, pas ditanya kemana gak tahu. yah, kan sayang tenaga serta waktu. bisa jadi kalau punya tujuan udah sampai ke tujuan dari jauh2 hari, bukannya malah terombang ambing di tengah laut. begitu juga kita. udah banyak melalukan sesuatu, tapi gak tau apa tujuan kita, yaa, selamat, untuk terombang-ambing di samudra kehidupan, hehe.
kedua, jadilah orang yang sering berdoa, mendoakan orang lain, dan minta doa.
ketiga, semua dari kita adalah penulis mahir. minimal mahir dalam nulis sms!
truss, apalagi ya, udah lupa aja saya. gini nih, kalo gak dicatet. inilah salah satu kekuranganku, tahu kalo pelupa, tapi gak nyatet. (asal gak nyatetnya bukan karena lupa. duh.. :) )
satu lagi inspirasi hari ini. pesan ahmad fuadi to Norma: Dream, Fight, Ikhlas.
mak jlep. tahu aja kalo saya lagi krisis mimpi, :)
dan saat menjalankan amanah pun, alhamdulillah gak banyak gangguan. hidup jadi semakin damai.
yes, dan hari ini saya punya keinginan untuk bermimpi lagi. *sadar
sedikit inspirasi yang bisa kupetik dalam talk show tadi. pertama. tujuan. tujuan itu penting. misalnya kita mau ke semarang. tanpa ada tujuannya kemana. padahal semarang itu kan banyak tempat ya. ada simpang5, masjid baiturrahman, tugu muda, lawang sewu, de el el. ya sudah, meskipun sudah muter-muter semarang, tetap aja muter-muter. orang gak tahu mau kemana. padahal bisa jadi dalam perjalanan itu kita banyak cobaan dan rintangan. atau analogi pentingnya tujuan seperti ini. sudah berlayar di tengah samudra luas, kena badai, hampir digulung ombak pula, pas ditanya kemana gak tahu. yah, kan sayang tenaga serta waktu. bisa jadi kalau punya tujuan udah sampai ke tujuan dari jauh2 hari, bukannya malah terombang ambing di tengah laut. begitu juga kita. udah banyak melalukan sesuatu, tapi gak tau apa tujuan kita, yaa, selamat, untuk terombang-ambing di samudra kehidupan, hehe.
kedua, jadilah orang yang sering berdoa, mendoakan orang lain, dan minta doa.
ketiga, semua dari kita adalah penulis mahir. minimal mahir dalam nulis sms!
truss, apalagi ya, udah lupa aja saya. gini nih, kalo gak dicatet. inilah salah satu kekuranganku, tahu kalo pelupa, tapi gak nyatet. (asal gak nyatetnya bukan karena lupa. duh.. :) )
satu lagi inspirasi hari ini. pesan ahmad fuadi to Norma: Dream, Fight, Ikhlas.
mak jlep. tahu aja kalo saya lagi krisis mimpi, :)
dan saat menjalankan amanah pun, alhamdulillah gak banyak gangguan. hidup jadi semakin damai.
yes, dan hari ini saya punya keinginan untuk bermimpi lagi. *sadar
keimanan. iman=yakin. yakin akan Allah. yakin dengan keMahaSempurnaanNya. yakin akan janjiNya. yakin akan pertolongan dan penjagaanNya. tidak ada kekhawatiran berlebih, karena yakin bahwa Allah tidak akan memberi cobaan diluar kesanggupan hambaNya.
tenang Ma...
tenang Ma...
jika kita terus memikirkan setiap komplain, kritik, marah, protes yang datang, maka kita tidak akan sempat memperbaiki diri. Dengarkan, terima, lantas terus maju berbuat, itulah cara terbaik menghadapi sebuah ‘nasehat’.
(Episode 52: 'Kau, Aku & Kota Kita' by Tere Liye)
(Episode 52: 'Kau, Aku & Kota Kita' by Tere Liye)